Sebagian besar pikiran Lafran Pane, kemudian ia tuangkan dalam sendi-sendi tujuan berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Diantara pemikiran Lafran Pane adalah sebagai berikut: Keyakinan Intelektual Muslim Indonesia dan Kesempurnaan Ajaran Agama Islam.
Berdasarkan Antaranews, Lafran akan dibintangi oleh Dimas Anggara, Lala Karmela, Aryo Wahab, Alfie Alfandi, Ratna Riantiarno, Farandika, Nabil Lungguna, dan Mathias Muchus. Film ini juga akan menjadi kado terindah HMI pada peringatan hari terbentuknya organisasi Februari 2024.
Lafran Pane merupakan satu-satunya dari empat tokoh yang digelari pahlawan nasional yang berjuang di awal masa kemerdekaan. Ia menjadi salah satu tokoh utama yang menentang pergantian ideologi negara dari Pancasila menjadi komunisme. Lafran Pane lahir di Sipirok, Sumatera Utara, 5 Februari 1922.
Professor Lafran Pane (5 February 1922 - 25 January 1991) was an Indonesian academician who is best remembered for establishing the Muslim Students' Association and National Hero of Indonesia.
Hariqo Satria Wibawa (2010) dalam bukunya Lafran Pane: Jejak Dan Pemikirannya menyebutkan jika pengembaraan keduanya ke Jakarta, sebagai fase lahirnya kesadaran Lafran akan insan kamil. Saat itu Lafran berusia 21 tahun. Kata Dadang, apa yang dicontohkan Lafran hampir tidak ada bekasnya. Justru, sejumlah alumni malah mencoreng nama rumah
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.
kata bijak lafran pane