Ekonomidan Bisnis yang berkaitan dengan Komunikasi Bisnis, studi kasus yang dibuat berdasarkan pada hal-hal yang seri ng terjadi di Perkantoran dan Industri. Dalammakalah ini saya membahas mengenai Kasus Komunikasi Bisnis yang terjadi di PT.Korinus selaku Importir Mie Samyang asal Korea. Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman mata kuliah Komunikasi Bisnis. saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Sejatinya manajemen Garuda perlu belajar dari kasus-kasus komunikasi publik perusahaan lain, baik yang nasional ataupun kejadian internasional. Kasus perselisihan konsumen dengan perusahaan, seperti kasus Omni Hospital, Nissan Mach, atau kasus seorang ibu yang mengambil produk sebuah perkebunan, bisa dijadikan pelajaran. Tugas: Etika Bisnis dalam Kasus Adam Air. KASUS ETIKA BISNIS DALAM ADAM AIR. A. PROFIL PERUSAHAAN. Adam Air memiliki nama lengkap Adam SkyConnection Airlines, PT. dengan kode IATA/ICAO yakni KI/DHI. Adam Air berdiri pada 21 November 2002 yang berbasis di Soekarno-Hatta Jakarta dan Medan serta Surabaya sebagai secondary hubs-nya. IMPLEMENTASISTRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN INDOSAT DALAM MEMAHAMI CUSTOMER VALUE ( Studi Kasus : Program IM3 Seru Anti Galau di Surakarta dengan Metode Deskriptif Kualitatif ). Persaingan di bidang jasa telepon seluler saat ini semakin ketat. Hal ini menuntut perusahaan telekomunikasi yang bergerak di bidang jasa telepon seluler Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Jakarta - AI Rudder perusahaan software yang memanfaatkan kecerdasan buatan mengumumkan sebuah terobosan baru lewat teknologi VoiceGPT. Teknologi ini disebut mampu membentuk kembali cara manusia berinteraksi dengan kecerdasan buatan di ranah komunikasi bisnis. Menurut AI Rudder, VoiceGPT membuat gebrakan signifikan dalam bidang AI terkait pemahaman natural language, automatic speech recognition, serta text-to-speech. Berbekal teknologi itu, VoiceGPT bisa melakukan percakapan pribadi dua arah dengan kecerdasan seperti manusia. Salah satu keunggulan dari VoiceGPT sendiri adalah otomatisasi AI multi-bahasa. Sebagai informasi, VoiceGPT kini sudah mendukung lebih dari 20 bahasa. "Dengan menggabungkan VoiceGPT dengan cakupan bahasa kami yang luas, kami akan meningkatkan kepuasan pelanggan dan memenuhi kebutuhan domestik yang lebih jauh lagi," tutur CEO dan Founder AI Rudder Teng Ren dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu 7/6/2023. Teng Ren menuturkan, VoiceGPT memberikan pengalaman interaktif yang jauh lebih baik dalam komunikasi berbasis kecerdasan buatan. Dengan demikian, pemilik bisnis dan penggemar teknologi akan bisa menyaksikan perubahan paradigma dalam interaksi manusia dan AI. Lebih lanjut Teng Ren mengatakan, AI Rudder juga siap mendefinisikan kembali komunikasi dalam bisnis dan A, sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan ke jenjang yang lebih tinggi. Pengenalan pertama VoiceGPT ini disebut akan membuka jalan bagi AI untuk menjadi bagian tidak terpisahkan dan tidak tergantikan dari kehidupan manusia sehari-hari. "Kami sangat bersemangat untuk memperkenalkan inovasi yang mengubah bagaimana industri ini berjalan dan menantikan dampak positifnya terhadap bisnis di pasar Asia Tenggara," ujar Teng Voice AI dan Keunggulannya dalam Membantu E-commerce dan FintechKun Wu, Co-Founder & Managing Director AI Rudder penyedia layanan voice AI. Dok AI RudderDi sisi lain, layanan e-commerce, financial technology fintech, dan perbankan umumnya memiliki ribuan hingga jutaan pelanggan yang harus dilayani tiap saat. Kebutuhan akan layanan pelanggan untuk menjawab pertanyaan, mengatasi keluhan atau masukan juga tinggi. Sebagian besar dari tugas tersebut bersifat repetitif sehingga mempekerjakan lebih banyak sumber daya manusia yang dinilai tidak efisien. Alur kerja yang sederhana dan repetitif ini bisa dilimpahkan ke voice AI, yang bisa dilatih untuk melayani dan merespons pelanggan dengan cerdas, yang disampaikan melalui suara seperti layaknya manusia. AI Rudder sebagai salah satu penyedia layanan voice AI, menilai teknologi kecerdasan buatan Artificial intelligence/AI sudah cukup maju untuk mengenali konteks pembicaraan dan maksud dan sentimen pengguna, sehingga menjadikan asisten voice AI menjadi sangat penting dalam cara perusahaan melayani pelanggan. Mereka bisa secara akurat menginterpretasikan kebutuhan pelanggan dalam volume besar, merespons pertanyaan, dan memberikan hasil yang dibutuhkan perusahaan, dengan tetap patuh terhadap peraturan. Co-Founder & Managing Director AI Rudder, Kun Wu, melalui wawancara via email kepada Tekno menjelaskan voice AI adalah software cerdas yang bisa menerima perintah suara dan merespons perintah. Sesuai namanya, voice AI didukung oleh AI berbasis machine learning agar bisa secara lebih akurat mengenali permintaan dan memberikan hasil yang paling relevan. "Asisten AI dari AI Rudder menggunakan pengenalan suara otomatis automatic speech recognition/ASR, pemahaman bahasa alami natural language understanding/NLU, dan text-to-speech TTS seperti aslinya untuk memproses percakapan manusia, menerima, dan menginterpretasikan maksud pelanggan serta berkomunikasi di tingkat kecerdasan yang hampir sama dengan manusia," Kun Wu memaparkan. Hal ini memungkinkan berbagai perusahaan untuk mengotomatisasi tugas-tugas yang berulang dengan volume besar hingga ke tingkat yang konsisten dan skalabel, tanpa secara dramatis menambah biaya staf. Sebaliknya, AI dan manusia bekerja bersama untuk memberikan pengalaman pelanggan yang Voice AI Dibanding ChatbotIlustrasi Chatbot. Kredit Satheesh Sankaran via PixabaySebagai penyedia solusi voice AI, AI Rudder membantu berbagai perusaahaan untuk secara kuat mendorong touchpoint pelanggan mereka dengan meningkatkan kapasitas secara eksponensial, mengurangi biaya per interaksi sehingga menjadi kecil, sekaligus membuat setiap interaksi menjadi lebih berharga. Dengan voice AI, berbagai perusahaan juga bisa menawarkan dukungan 24/7 untuk permintaan rutin, mengurangi waktu tunggu, dan memberikan pengalaman pelanggan yang mulus. Pada saat yang sama, mereka memberikan wawasan jelas dan bisa ditindaklanjuti dari voice AI tersebut untuk meningkatkan layanan pelanggan dan membebaskan waktu agen/petugas manusia untuk fokus pada kebutuhan yang lebih kompleks dari pelanggan. Lalu, apa kelebihan voice AI dibanding chatbot? Kun Wu menuturkan voice AI melengkapi solusi chatbot, sehingga memastikan pelanggan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, kapan pun mereka membutuhkannya. "Chatbot tetap relevan di situasi ketika pelanggan membutuhkan jawaban untuk pertanyaan yang sederhana. Contohnya, saat pelanggan di toko pakaian bertanya mengenai ketersediaan ukuran pakaian tertentu, atau jam buka toko, chatbot melakukan pekerjaannya memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggan dengan segera," ujarnya. Pada saat yang sama, komunikasi di era digital telah berkembang. Saat teks telah menjadi moda komunikasi yang dominan bagi pelanggan, ada beberapa situasi di mana suara masih menjadi pilihan. Sebagai contoh, saat kartu kredit dicuri, atau pelanggan harus menjadwal ulang janji temu atau pengiriman, akan lebih efisien untuk berbicara langsung dengan agen/petugas layanan pelanggan yang bisa langsung mengambil tindakan. "Selain dari masalah waktu, proporsi besar komunikasi pelanggan, terutama dalam ruang layanan kesehatan atau keuangan, membutuhkan level sensitivitas dan empati yang tidak bisa diganti oleh teks. Dalam situasi ini, komunikasi suara dipilih untuk interaksi pelanggan yang berarti dan berharga," ucap Kun Wu menambahkan. Dam* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Home Serba Serbi Bisnis Kamis, 09 September 2021 - 0137 WIBloading... Diskusi bedah buku Public Relations PR Crisis yang digelar Universitas Kristen Petra Surabaya, Rabu 8/9/2021. A A A JAKARTA - Praktisi public relations PR dituntut untuk mampu mengetahui dan mengantisipasi terhadap datangnya potensi krisis komunikasi. Dalam upaya membangun image citra dan reputasi pascakrisis komunikasi diperlukan juga kemampuan berkomunikasi dua arah two ways communications. Di sisi lain, media memainkan peran penting untuk dapat membawa krisis menemukan jalan tersebut menjadi benang merah dari diskusi bedah buku Public Relations PR Crisis yang digelar Universitas Kristen Petra Surabaya, Rabu 8/9/2021. Sebagai pembicara utama dari kegiatan ini adalah tiga penulis buku PR Crisis, yakni Dr Firsan Nova, Dian Agustine Nuriman, dan Mohammad Akbar. Sebagai moderator dari acara tersebut adalah dosen Petra, Amelia Sidik, PhD. Baca jugaTren dan Solusi Masa Depan Public Relations Catatan Akhir Tahun“Krisis itu terjadi dalam situasi apa saja yang bisa berdampak pada reputasi dan keuangan atau business sustainability. Kita tidak bisa melihat dari size krisisnya, tapi dari impactnya. Crisis is not about the size, but crisis is about the impact,” kata Firsan yang juga menjabat CEO Nexus Risk Mitigation and Strategic dapat mengantisipasi dampak tersebut, Firsan mengatakan, seorang praktisi PR harus mampu membekali pengetahuannya terhadap hal-hal yang bisa menyebabkan krisis terjadi. “Hal ini bisa kita ketahui dari memahami critical point dan stakeholder yang kita miliki agar terhindar dari krisis,” ujarnya. Baca juga30 BUMN dan 68 BUMD Dinilai Mumpuni dalam Digital Public RelationsDian Agustine juga mengatakan pentingnya membangun image positif dan reputasi usai menghadapi krisis di dalam perusahaan. Ia menambahkan bahwa dalam pembentukan citra positif itu banyak, bukan hanya secara fisik tapi dapat dilakukan melalui banyak faktor. Ia juga menyebutkan pentingnya membangun komunikasi yang tidak berjalan satu arah.“Kalau kita bicara tentang digital, misalnya social media, itu tidak bicara one way communication tapi harus two ways communications. Jadi harus interaktif antara brand dan followers harus diciptakan komunikasi,” kata Dian yang menjadi founder dari NAGARU Communication. Baca juga40 Insan Public Relations Mendapatkan Pengakuan dari IconomicsAkbar menambahkan media itu memiliki peran penting dalam membingkai dan membentuk opini publik untuk merespons krisis komunikasi yang sedang terjadi. “Kehadiran media itu mampu membingkai suatu kejadian melalui narasi maupun gambar yang disajikan secara terkonsep,” ujar pria yang berprofesi sebagai jurnalis ini. kehumasan opini perusahaan komunikasi Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 9 menit yang lalu 17 menit yang lalu 38 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN BISNIS RITEL DI MASA PANDEMI COVID-19 STUDI KASUS DI PT HOME CENTER INDONESIA Abstract Pandemi COVID-19 sejak awal tahun 2020 telah membawa perubahan yang begitu cepat, signifikan, dan menyeluruh dalam berbagai sektor bisnis termasuk bisnis ritel. Peran para pemimpin bisnis menjadi sangat vital dalam rangka menjaga stabilitas perusahaan dan memastikan bisnis tetap berjalan dengan tantangan yang ada. Komunikasi kepemimpinan melalui adaptasi teknologi menjadi faktor kunci yang membantu para pemimpin bisnis ritel untuk melakukan tugasnya sebagai pemimpin dengan baik. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus, dengan tujuan untuk memahami proses komunikasi kepemimpinan yang dilakukan oleh pemimpin bisnis di PT Home Center Indonesia INFORMA, serta adopsi teknologi komunikasi para Store Manager dalam menjalankan komunikasi kepemimpinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi kepemimpinan yang dilakukan para Store Manager di PT Home Center Indonesia INFORMA terjadi dalam tiga tahapan utama yaitu penyampaian dari Head Office HO sebagai representasi top management kepada kepala cabang Store Manager dalam lima jenis informasi yaitu informasi visi misi dan cita-cita perusahaan, informasi strategi, informasi kondisi perusahaan, informasi kebijakan, dan informasi inovasi perusahaan. Tahap kedua adalah pemilihan gaya komunikasi kepemimpinan yang dilatarbelakangi oleh persepsi individu, internal values, dan analisis situasi. Tahap ketiga adalah penyampaian informasi kepada karyawan melalui media komunikasi yang dipilih berdasarkan jenis dan karakteristik informasi yang disampaikan. Sementara adopsi teknologi komunikasi kepemimpinan dilakukan dalam empat tahapan yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Keywords kepemimpinan; komunikasi; ritel; teknologi References Akbari, T., & Pratomo, R. 2021. The New Normal Leadership How Technology Alter Communication Style in Contemporary Organization. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 61, 23 Bergman, Sandra. 2020. The Dynamics of Developing Leadership Communication in Organisations. Creswell, A. 2018. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed III ed.. A. Fawaid, Trans. Yogyakarta Pustaka Pelajar. Enyioko, Newman. 2021. Effect of Leadership Communication on Organisational Behaviour. Hasibuan, Melayu Sultan Parlaguat. 2010. Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas Jakarta Bumi Aksara. Luo, Wenhao & Song, Jiwen & Gebert, Diether & Zhang, Kai & Feng, Yunxia. 2016. How does leader communication style promote employees’ commitment at times of change?. Journal of Organizational Change Management. 29. 242-262. 1108/JOCM-11-2014-0204. Miller, Katherine. 2015. Organizational Communication Approaches and Processes seventh edition Australia Cengage Learning. Mulyana, D. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. BandungRosdakarya. Panta 2018. The Specificity of Leadership CommunicationDOI Robbins, Stephen P. & Timothy A. Judge. 2008. Perilaku Organisasi Edisi ke-12, Jakarta Salemba Empat. DOI Refbacks There are currently no refbacks. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial International License My Stats

kasus komunikasi bisnis dalam perusahaan